Saturday, May 17, 2014

Diam

bukan hendak menggeser waktu tidurku
sebab mataku sudah terkantuk yang amat
bukan pula ingin menjemput pagi
karena diapun sudah hadir sedari tadi

kau mungkin sudah terlelap
lelah membujukku untuk tidur
nyanyian ninabobomu tetap seindah dulu
tak perlu tersinggung mengapa aku belum tertidur jua

aku, kau, kita, mereka berbenturan dengan waktu
ketika semua berhadapan dengan titik itu
kau juga mereka menyebutnya akhir
tapi bagiku ia tak seperti itu

ketengok kembali jam dinding
dia berusaha keras untuk terus berdetak
langkahnya sedikit sempoyongan
yahhh, baterainya sudah tua serta suak

ketika pagi datang
akan ku sambung sedikit cerita penutupku
sambil menunggu deretan bintang bepergian
ku coba untuk memutar ulang pita kusut jejak keberadakaanku

No comments:

Post a Comment